Aku bahagia ketika kakiku bebas melangkah kemanapun aku suka

Aku bahagia ketika aku bebas menghirup udara dimanapun aku mau

Aku bahagia ketika banyak yang tersenyum padaku untuk sekedar menyapa

Aku bahagia ketika tak ada aturan akan tiap gerakan yang aku lakukan

Aku bahagia saat aku bisa menjadi diriku sendiri

——————————————————————————————————————

Dulu aku pernah berkata, "Kebahagiaan itu hanyalah manipulasi pikiran kita, jika ingin bahagia maka berfikirlah bahwa kita bahagia, maka kita akan merasa bahagia saat itu juga". Teorinya memang seperti itu, namun terkadang kita butuh sebuah kejadian atau perlakuan terhadap diri kita untuk mengundang pikiran bahagia datang dalam otak kita.

Pernahkah kamu bersikap "seperti" bukan dirimu atau "bertolak belakang" dengan sikapmu yang biasanya hanya karena tujuan tertentu, entah agar tidak dijauhi dari pergaulan, atau dengan tujuan agar disukai oleh orang-orang. Apakah dengan bersikap seperti itu akan membahagiakanmu?Mungkin ketika mereka menyukai "kepalsuan" yang kamu tunjukkan, itu akan membuatmu bahagia namun sayangnya itu hanya kebahagiaan sesaat, sifat dasar manusia mungkin bisa disembunyikan, namun tidak bisa selamanya bersembunyi dibalik kepalsuan yang bukan dirimu sendiri.

Jujur saja, jika aku harus menjadi yang bukan diriku sendiri, itu adalah tekanan yang sungguh luar biasa bagiku, dan itu bukanlah kebahagiaan yang aku inginkan. Aku ingin orang-orang menyukai aku karena diriku yang ini, bukan karena diriku yang lain, yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga banyak sifat-sifat palsu didalamnya. Aku kini tidak perduli apa penilaian orang lain tentang aku.

Banyak hal yang menyadarkan aku, bahwa aku terlalu lama mementingkan kebahagiaan orang lain, mencoba menjadi seseorang yang orang lain sukai, yang aku pikir itu bisa membawa kebahagiaan bagi orang lain. Tapi tidak bagiku. Aku tidak adil kepada diriku sendiri, aku tidak pernah memikirkan diriku sendiri. Bahkan aku jarang berfikir "bagaimana caranya membahagiakan diriku". Kini aku merasakan kebahagiaan yang luar biasa, ketika aku berjalan sendirian, menyusuri banyak hal yang sudah jarang aku temui, aku bahagia ketika aku bisa menjadi diriku sendiri sepuas yang aku mau.

Aku bahagia ketika diriku menginginkan secangkir kopi aku langsung membelinya tanpa memikirkan uangku akan habis karena membelinya di coffee shop. Aku bahagia bisa memberi diriku semua yang aku inginkan. Rasanya sudah terlalu lama aku berkutat dengan kebahagiaan orang lain, sementara melupakan kebahagiaan aku sendiri. Aku bahagia, karena dengan kesendirian yang Tuhan berikan padaku, aku jadi memiliki banyak waktu untuk bercengkrama dengan diriku sendiri, mencari tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh diriku sendiri.

Jangan menuntut orang lain untuk membahagiakanmu, tapi tuntutlah dirimu sendiri, karena sesungguhnya yang bisa membahagikan hidupmu adalah dirimu sendiri, orang lain hanyalah materi pendukung dalam setiap alur cerita yang kau jalani. Raihlah kebahagiaanmu kawan, percayalah pada dirimu sendiri bahwa kamu punya sejuta keajaiban untuk mewujudkan seluruh impianmu, tersenyumlah kepada dunia dan katakan "Thanks to my self, for the happiness"

Apapun yang orang lain katakan tentangmu, tentang keinginanmu, jangan pernah takut untuk menjadi dirimu sendiri, karena Tuhan memberikan banyak keajaiban yang tersimpan didalam dirimu sendiri. Cukup lakukan saja, maka kamu akan memberikan kebahagiaan yang tak ternilai harganya bagi dirimu, bahkan orang lain akan turut merasakan aura bahagiamu

                 pgirl' 251211

......

 

Random Posts

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!