Welcome to Chily Blog!

Chily is poem girl!

aKu sUka bAnget sama “kAta-kaTa”…aKu suKa berMain denGan meReka dan mErangkaI meReka meNjadi tErLihat LebiH indaH…aKu tAhu aKu taK seHebaT itU dAlaM meNuLis,taPi aKu meNikmati saAT aku muLai menyusuN tiAp kata jAdi lebIh beRmakna daLam duNiaKu

Welcome to “September”!

Bulan ke-9, satu-satunya bulan yang diawali denga huruf “S”. Mungkin bagi sebagian orang bulan September adalah bulan yang biasa-biasa saja, namun bagiku bulan September adalah bulan yang luar biasa. Mungkin kalian bingung, kenapa hanya bulan September saja yang luar biasa bagiku? sebenarnya semua bulan dan setiap hari baru yang aku lewati adalah hari yang sangat luar biasa, tapi ya alasan klasik bagi sebagian orang, karena aku terlahir dibulan ini, maka aku bilang ia luar biasa.

Ketika memasuki bulan September, maka aku akan semakin dekat dengan hari ulang tahunku, ya aku mengerti apa yang ada dipikiran kalian, mungkin cerita ini tidak akan menarik lagi jika aku menceritakan tentang ulang tahunku, karena itu adalah hal biasa untuk kalian, tak menarik mungkin bagi sebagian orang yang membacanya. Jika kalian tidak tertarik kalian boleh berhenti membacanya sampai disini.

Oke, bagi kalian yang masih meneruskan membaca, aku anggap kalian tertarik untuk menyimak ceritaku, dan semoga kalian tidak menyesal karena telah memilih untuk meneruskan membacanya.

————————————————————————————————————————————

 Demikian rangkaian kalimat yang tersimpan dalam draft selama lebih dari 2 bulan, entah kenapa aku enggan meneruskan tulisan ini kala itu, padahal ada banyak hal dan harapan yang ingin aku ungkapkan di awal septemberku. Hampir saja aku membuat My Birthday’s Wishlist dalam blog ku, namun saat itu aku mengurungkan niatku. Untuk apa? -pikirku dalam hati- ya, untuk apa aku menyebarkan harapan-harapanku menjelang hari ulang tahunku? apa pentingnya bagi penikmat tulisan-tulisanku? apa perlu mereka tahu kado apa saja yang sedang aku inginkan dihari ulang tahunku? tentu tidak, karena aku sedang mencoba berhenti berharap akan hadiah ulang tahun.

Tapi september sudah lewat, begitupun hari ulang tahunku, semua ku lewati dengan baik, tanpa kecewa, karena aku tidak memiliki harapan apapun saat itu. Terima Kasih Tuhan. SEPTEMBER ku akan selalu istimewa :x

Happy Birthday To Me – 24 September 2011 – I am 23 Years Old

 

 

pgirl ‘ 01 Sep 2011 – 23 Nov 2011

Leave your comment

Pagi kawan,

Aku terbangun pukul 05.00 WIB, entah karena memang tidurku sudah cukup atau ada hal yang lagi-lagi mengganjal dipikiranku.

Pernahkah kamu merasa “sakit hati” atas perlakuan seseorang terhadapmu?

Mungkin rasa yang paling tidak enak dinikmati ya rasa “sakit hati” . Setiap orang setidaknya pernah merasakan sakit hati minimal 1x dalam hidupnya. Bagaimana denganmu? Aku rasa hatimu juga meng-iya-kan pernyataanku. Is it right? –of course-

Jujur saja, aku juga pernah merasakan sakit hati, perasaan dimana sakitnya tidak bisa terdefinisikan seperti halnya penyakit jantung atau paru-paru (lho? Apa hubungannya ya? (~_~!) ngaco mode : on )

Baiklah, sulit rasanya jika kita membahas tentang sesuatu yang tidak terdefinisikan. Oke sebelum dilanjutkan, mari kita samakan dulu pandangan kita tentang rasa sakit hati ini biar pikiran kamu dan aku bisa sejalan.

Menurut seorang chily, sakit hati adalah :

  • Akibat dari suatu rasa kecewa yang belebihan yang dirasakan oleh kita. Rasa kecewa ini juga sebenarnya buah dari harapan yang sudah kita tentukan tolak ukurnya namun pada kenyataannya tidak tercapai atau kurang dari batas minimum.
  • Akibat dari perlakuan orang lain terhadap kita yang kurang bisa diterima oleh pikiran dan hati kita
  • …. (ada yang mau menambahkan? –just comment here if u want-

 

Seperti yang pernah aku bilang di awal tadi, rasa sakit hati itu semua pernah merasakannya tapi tidak satu orang pun yang menginginkan rasa itu hadir didalam hatinya. Rasa itu bagaikan benalu bagi hati kita, tidak menguntungkan, malah membuat hati kita rusak. Lalu bagaimana ya agar benalu dalam hati kita tidak bertumpuk-tumpuk? Apa ada obatnya?

Aku pun masih mencari tahu apa sih obat dari sakit hati, jawaban klise-nya adalah “klo ga mau sakit hati ya jangan pernah pakai hati”

Wah bahaya itu kalau manusia tidak pakai hati dalam kehidupannya. Awalnya aku menemukan jawaban “maafkan”. Ya jika kita sakit hati kunci awalnya adalah memaafkan mereka yang membuatmu “merasa” sakit hati. Tapi kembali ke definisi yang sudah ditentukan di awal. Memaafkan ini hanya berlaku jika rasa sakit hati itu akibat dari point yang kedua dimana rasa sakit itu timbul karena perlakuan tidak menyenangkan (menurut pemikiran kita lho) dari orang lain terhadap kita. Boleh lah jika alasan sakit hatinya karena ini, “memaafkan” menjadi obat penawarnya, setidaknya kita bisa membenarkan bahwa mereka salah dalam memperlakukan kita.

Nah jika sakit hatinya adalah akibat dari point pertama bagaimana? Apa obat “memaafkan” masih kuat dosisnya untuk menawarkan racun sakit yang ada dihati kita?
(To Be Continue :D )

p-girl’ 04 November 2011

Leave your comment