Welcome to Chily Blog!

Chily is poem girl!

aKu sUka bAnget sama “kAta-kaTa”…aKu suKa berMain denGan meReka dan mErangkaI meReka meNjadi tErLihat LebiH indaH…aKu tAhu aKu taK seHebaT itU dAlaM meNuLis,taPi aKu meNikmati saAT aku muLai menyusuN tiAp kata jAdi lebIh beRmakna daLam duNiaKu

Aku hanyalah secangkir kopi, kadang aku berwarna hitam pekat kadang juga krim ke coklatan, rasaku pahit, asam kadang juga manis, bagaikan rasa dari kehidupan. Aku bukan apa-apa, aku hanyalah secangkir kopi, tak bisalah aku dibandingkan dengan si nasi yang jadi kebutuhan pokok untuk mengisi perutmu setiap hari. Aku hanyalah teman dalam diam, dari pagi hingga malam.
 
Tak banyak yang dapat aku lakukan selain menemani dan mendengarkan. Karena aku hanyalah secangkir kopi, yang menyapamu setiap pagi, menemanimu menyambut mentari. Aku bisa berada dimanapun dan kapanpun kamu mau. Terkadang aku bersama dia yang kesepian, mendengarkan keluhan tentang sedihnya sebuah kehilangan. Kadang aku bersama dia yang ceria, membangkitkan semangat sebelum bekerja. Aku juga pernah bersama sekumpulan kawan lama disebuah kedai, sambil menenggak sedikit demi sedikit aku dari cangkirku, membuat nyaman suasana. Sepertinya aku juga pernah bersama dia yang kelelahan yang sedikit memaksakan mata untuk terbuka.
 
Banyak hal yang aku lewati sebagai secangkir kopi. Mereka bilang aku teman setia, pendengar yang arif karena aku tak pernah bicara. Aku hanya mendengar keluhan, cerita duka hingga bahagia yang mereka lontarkan sembari menikmati aku. Dari sana aku banyak belajar, bahwa hidup sebagai mereka terkadang tidak semudah kelihatannya, pun tidak sesulit yang terpikirkan.
Kehidupan itu seperti aku, secangkir kopi yang punya banyak rasa. Masing-masing rasa punya penikmatnya sendiri. Terkadang ada yang lebih menyukai kopi pahit, ada juga suka yang asam dan manis. Terkadang ada yang suka kopi hitam murni, ada juga yang suka dicampur susu dan lainnya.
 
Kesukaanku bukanlah kesukaanmu, walau ada kemungkinan kita sama-sama menyukai satu rasa. Kesedihanku tak sama denganmu pun kebahagiaanku tak berarti kebahagiaanmu. Serupa mungkin tapi tak pernah ada yang benar-benar sama. Kita punya lidah yang berbeda, hati dan pikiran juga tak benar-benar persis sama.
 
Perbedaan itu sulit untuk disamaratakan, tapi sungguh aku tidak pernah berniat memaksakan mereka yang meminumku untuk menyukai satu rasa saja. Aku biarkan mereka menambahkan bahan lain kedalam cangkirku sesuai selera. Aku hanya ingin mereka mendapatkan rasa nyaman ketika bersamaku, secangkir kopi.
 
Aku hanya secangkir kopi
menemanimu menyambut pagi
menambah semangatmu ketika menjelang sore hari
menghangatkanmu dalam sepi
 
Aku hanya secangkir kopi
berisi kumpulan makna atas banyak cerita
celotehanku tak punya banyak arti
senang bisa menemanimu hari ini
 
 
 
 pgirl’28 Maret 2012

 

Leave your comment

Aku hanyalah sebuah garis tepi

Tak banyak punya arti

Hitam pekat warna yang aku miliki

Tak seindah yang orang lain beri pada hidupmu..oh sungguh warna warni

Aku hanyalah sebuah garis kaku

Tak banyak cara untuk menghiasku

Hanya ada sudut yang membentuk siku

Menjagamu dibatas terluar dalam beku

Aku memang cuma sebuah garis tepi

Yang kaku

Aku memang cuma sebuah bagian yang tak pernah dipuji

Atas kehadiranku

Namun akuilah, bahwa aku adalah pelengkapmu

membingkai setiap keindahan dalam lukisanmu

menjagamu

dalam ketidaksadaranmu…akan aku...

 

 

-p’girl-

Leave your comment

Page 2 of 3912345678910...Last »