Archive for the ‘ PoEm ’ Category

sAd

Q titikan airmata dipangkuan penghibaan malam…

Q benamkan luka pada lembutnya dingin yang perlahan membekukanQ…

Q rasakn rohQ beranjak pergi dari ragaQ yang hampir mati…

Ia berlari membawa luka atas cintanya dan turut larut dalam hening malam” terakhirnya…

berlari segaris diantara bulan dan bintang yang ikut memudarkan bias cahayanya…

berlari meniti prosa kehidupan yang tak pernah diduga…

dimana cinta yang Q agungkan pergi tanpa menorehkan senyum sebagai jejaknya…

seakan DIA enggan memberiQu waktu untuk kembali meraihnya…

hingga esok tiba…rohQu tak kembali menemukanMU…

membuat kisahQu berakhir disini…

Comments (2)

aQ mengenaL seoRang pengIngkaR raSa

kami biasa bebincang dikesemuan kehidupan…

aQ dan ia tak pernah bertatap wajah…

hanya saja kami sering bertopang kemelut jiwa…

aQ tahu Ia lah sang pengingkar rasa…

bicaranya halus penuh irama…

tiap nafas yang terhembus dari nyanyiannya membuaiQu terbang kedunia sang perasa…

tapi aQ ingat…

aQ jua pengingkar raas yang tanpa iba…

hingga aQ tak mau berlama terlarut dalam sebuah pengingkaran rasa…

cukup saja kami berbincang sekedar penghalau sepi…

dalam pencariannya akan cinta sejati…

(this poem special for my mirror)

Comments (1)

Page 23 of 24« First...15161718192021222324