Archive for Agustus, 2009

baru saja ada sebuah pesan di handphoneku…pesan yang membuatku terdiam sejenak…itu bukan pesan biasa…pesan berisikan berita duka dari seorang kawan lama yang tak pernah lagi ku jumpai semenjak aku lulus SMA…semenjak itu aku memang tidak pernah mendengar kabar tentangnya lagi, namun malam ini aku mendapatkan pesan atas namanya…pesan kematian…

aku bukan ingin bercerita tentang siapa kawanku itu,atau apa penyebab kematiannya…tapi pesan kematian itu membuat aku berfikir…”Hey chiLy, hidup itu singkat”…sesingkat pesan yang aku terima mungkin..

sembari menyusuri jalan yang lumayan besar untuk mencapai rumahku pikiranku melayang, seakan aku ingin bertanya kepada siapa saja yang aku temui…sebuah pertanyaan sederhana, “kawan, apa saja yg telah kamu dapat dalam hidupmu??apa kau siap untuk mati?” … tapi pertanyaan itu hanya mampu aku ungkap dalam pikiranku sendiri…

aku tak pernah menyadari bahwa hidup itu ternyata sangat singkat..20 tahun aku menjejali dunia, tapi hingga saat ini aku belum merasa dapat sesuatu yang berguna…apa hidupku terlalu singkat? sehingga aku butuh waktu lebih dari 20 tahun untuk mendapatkan “sesuatu” atau memang hidup yang aku jalani saat ini tanpa makna??

akal sehatku tak pandai berhitung tinggal berapa lama sisa hidupku didunia ini, berapa lamapun itu yg dapat otakku cerna adalah bahwa hidupku itu pasti berakhir, seperti kawan lamaku yang telah lebih dahulu mengakhiri hidupnya…selama apapun waktu yang diberikan untuk aku hidup, semuanya pasti akan ada akhirnya…

aku tak ingin bertutur banyak tentang misteri sebuah kematian,karena aku bukan ahli dari ilmu itu, tapi aku hanya ingin merenung, dan mungkin kalian bersedia merenung bersamaku..merenung tentang waktu yang sia-sia, terlewatkan tanpa makna, merenung tentang apa yang sedang kita jalani saat ini dan akhirnya merenung tentang bagaimana kita nanti saat harus mengakhirinya…

kawan, itu adalah pilihan, kita ingin mengakhirinya seperti apa, ya menurut aku itu pilihan…kau ingin kematianmu di tangisi beribu kawan atau ditertawakan beribu musuh…itu adalah pilihan..

aku sudah memilih,bagaimana denganmu??maka jalanilah pilihanmu itu dan buatlah sisa hidupmu jadi lebih berarti …

catatan ini aku buat bukan karena aku merasa sok bijak..tapi sebagai pengingat untuk diriku sendiri jika aku terlupa akan pilihan yang telah aku buat… gud luck buat kalian semua … semoga kalian menemukan arti dalam hidup masing2 sebelum pesan kematian nantinya kau kirim ke kawan”mu

ps : utk kawanku yang baru saja mengirimkan pesan kematiannya…selamat jalan kawan, kau akhiri semuanya dengan indah…kini waktunya kau beristirahat dengan tenang

Comments (1)

…Menunggu Pagi…

malam semakin larut…

terlarut aq hingga tak terasa cahaya mulai bernaung kembali di atasku…

tapi aq masih tak bisa terpejam…

aq masih menunggu pagi…

anganku mengajak aq menari..menorehkan harapan disetiap gerakannya..

senyumku terkembang..

dan aq hanyut dalam pikiranku sendiri…

selama aq menunggu pagi…

lamunanku semakin jauh terbang meninggalkan tubuhku yang terkulai dalam bisu…

menikmati asa yang seakan takkan pernah berakhir bagiku…

hingga aq terlupa bahwa aku masih menunggu pagi…

lupaku yang semakin menjadi..

membuat aku enggan melihat ke bumi…

tempat aku biasa berpijak..membuat jejak..dulu..saat aku masih menunggu pagi…

pagi yang aku tunggu telah tiba…

tapi aku masih terlelap dalam mimpiku sendiri…

masih berusaha menggapai tempat tertinggi dari sebuah hati..

dan akhirnya saat aku mulai tersadar…

aku hanya menemukan satu hal…bahwa pagi yang aku tunggu telah pergi…

tanpa menyisakan keindahan yang sebenarnya buatku…

karena aku terbuai oleh egoku sendiri..yg tertinggal hanya luka..kekecewaan sang pagi…

created by : p_girl

Leave your Comment

Page 1 of 11