Welcome to Chily Blog!

Chily is poem girl!

aKu sUka bAnget sama “kAta-kaTa”…aKu suKa berMain denGan meReka dan mErangkaI meReka meNjadi tErLihat LebiH indaH…aKu tAhu aKu taK seHebaT itU dAlaM meNuLis,taPi aKu meNikmati saAT aku muLai menyusuN tiAp kata jAdi lebIh beRmakna daLam duNiaKu

Terlalu banyak hal yang melintas dipikiranku malam ini. Aku sampai tidak tahu bagaimana dan dengan siapa aku harus membaginya. Aku tidak siap dikomentari, aku sedang enggan di nasehati. Sungguh aku hanya sedang ingin didengarkan dan dimengerti.

Maafkan aku Tuhan, aku bukan ingin mengeluh, aku hanya sedang bingung dan hilang arah, sungguh bukannya aku lelah, aku hanya lupa harus kemana untuk bicara denganMU.

Aku ingin sekali bicara tentang semua rasa, tapi aku takut berakhir dengan sia-sia. Aku tak bisa menemukannya, dimana tempat yang tepat bagi semua cerita yang ingin aku lepas sebelum pagi.

Aku duduk disudut sisi, bersembunyi dalam keramaian hanya berteman secangkir kopi. Aku bisa melihat samar bayanganku dibalik jendela tepat disebelahku. Jendela yang membuatku menikmati keindahan kerlip lampu jalanan, sekaligus pantulan diriku di sebuah meja bersama secangkir kopi dalam kesendirian.

Aku bercerita padanya, pada secangkir kopi dihadapanku, disetiap tegukan aku sampaikan tanpa bicara. Setiap luka, setiap kecewa, setiap bahagia yang mengusut dalam pikiranku.

Aku dan secangkir kopi, berteman dalam sepi, bersembunyi dibalik ramainya dunia. Hanya aku sendiri dan secangkir kopi. Dalam diam aku habiskan ceritaku ditegukan terakhir. Dan aku selalu senang berbagi denganya, dengan kopi didalm cangkirku, karena aku selalu didengarkan tanpa ada interupsi sampai aku selesai membagi keseluruhan cerita tentang aku sebelum pagi.

Created by : pgriL

Mc Cafe’ 08 Mei 2012

Leave your comment

Malam 14 April 2012

Aku datang pada padang-padang mu yang lapang

Aku mencoba berkawan dengan bintang

Berbagi cerita sebelum pagi

Pada diriku sendiri…

Mengingat-ingat semua rona tentangmu

Tentang waktu yang tak ada hentinya berpacu

Tentang aku, kamu, kamu, kamu

Cepatlah pulang sayang

Sebelum dinginnya malam menusuk tulang

Rebahkanlah dirimu dalam pelukanku

Ku bisikkan bait demi bait doa dalam senandungku

Sembari ku belai lembut pipimu dengan cinta…

Lihatlah aku sayang,

Sudah waktunya kita ciptakan jiwa baru ke dunia

Yang cantiknya selayak putri, tegarnya selayak ksatria

Mendekatlah padaku sayang,

Akan ku lahirkan jiwa-jiwa yang tak pernah kesepian

Yang kuatnya sepertimu

Yang lembutnya seperti aku…

Dalam padang-padangmu aku bicara

Aku akan menantimu di balik pintu yang bernama Harapan

 

 

pgirl’14 April 2012

 

Leave your comment

Page 1 of 3912345678910...Last »